Jumat, Mei 20, 2011

Lima Negara ASEAN Diunggulkan Ekspor Sulut

Hanny Wajong (foto : Manado Bisnis)
MANADO BISNIS - Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan mengoptimalkan pasar ekspor di enam negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN) yang selama ini menjadi pembeli komoditas unggulan daerah ini.
                                
"Ada enam negara yang tercatat pernah membeli komoditas unggulan Sulut, yakni Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan  Myanmar. Negara-negara  tersebut akan terus dioptimalkan ekspornya," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Sulut, Hanny Wajong di Manado.

Diutarakannya,  pertemuan menteri ekonomi di kawasan ini yang akan diselenggarakan di Kota Manado pada bulan Agustus 2011 mendatang, diharapkan akan lebih membuka jalan ekspor ke kawasan ASEAN tumbuh tinggi.    

“Dari keenam negara tersebut, Vietnam dan Filipina merupakan dua negara yang paling potensial, terlihat pada raihan devisa yang terus menunjukkan kenaikan,” tandasnya.

Negara lain,  kata Wajong,  tetap menjadi target, hanya saja negara yang menunjukkan peningkatan volume cukup besar, jadi perhatian utama bagaimana agar volume pengiriman terus bertambah dari tahun ke tahun. Komoditas yang diunggulkan Sulut untuk masuk kawasan ASEAN,  terutama produk turunan kelapa dan perikanan serta furniture. “Produk turunan kelapa seperti kopra dan minyak goreng, bungkil sawit dan lainnya, diharapkan dapat mendulang nilai tinggi,” papar Wajong.

Sementara produk perikanan, lanjut dia,  diantaranya ikan tuna segar, ikan cakalang, ikan beku, serta ikan kayu ditargetkan mampu menghasilkan devisa cukup tinggi bagi daerah ini. “ Realisasi ekspor ke negara Asia Tenggara yang diraihi selama ini berkisar 50 juta dolar Amerika Serikat setiap tahun, di tahun-tahun mendatang optimis tumbuh lebih tinggi dari kondisi saat ini,” yakin Wajong.  (mtr/yg)